Warisan kebudayaan Indonesia yang tak ternilai adalah peninggalan-peninggalan tertulis yang tertuang dalam berbagai naskah
Pada umumnya naskah ditemukan di masyarakat adalah naskah salinan yang usianya kurang dari lima puluh tahun dan kertas naskah adalah kertas yang masih banyak digunakan pada saat ini. Naskah Gorontalo yang berusia di atas lima puluh tahun sukar sekali ditemukan.
Geertz adalah mata rantai terakhir yang membangun teori tentang agama. Ia, dalam bukunya The Interpretation of Cultures (1973) memandang agama sebagai bagian dari sistem budaya.
Tradisi penulisan berbagai dokumen dan informasi dalam bentuk naskah tulisan tangan tampaknya pernah terjadi secara besar-besaran di Indonesia pada masa lalu, terutama jika dilihat dari melimpahnya jumlah naskah yang dijumpai sekarang,
Ulama adalah pewaris para nabi. Melalui para ulama itulah ajaran lnabi dapat sampai kepada kita. Ajaran Rasulullah Muhammad SAW baik dalam bentuk Aqidah, Akhlakul Karimah dan Syariat Agama lainnya maupun dalam bentuk sunnah dan keteladanan nabi hanya dapat sampai kepada ummatnya yang hidup hingga di akhir zaman ini.
Di antara naskah kuno yang ada di Nusantara ini, memiliki nilai-nilai Agamis, yang dapat di kategorikan ke dalam naskah-naskah klasik keagamaan.
Inventarisasi dan digitalisasi naskah kuno yang dilakukan pihak Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, memiliki makna penting bagi upaya penyelamatan naskah kuno Nusantara yang kini telah mengalami kerusakan dan masih berada di tangan pemilik yang mewarisinya. Naskah-naskah keagamaan yang ditemukan diinventarisasi serta didokumentasikan dalam bentuk foto digital.
Penelitian ini bersifat individual dengan tema utama varian gerakan keagamaan. Terdapat sepuluh organisasi keagamaan yang menjadi obyek kajian penelitian ini dengan melibatkan sepuluh orang peneliti yakni; KPPSI (Kadir Ahmad), LDII Kota Kendari (Arifuddin Ismail), Wahda Islamiyah (Sirajuddin Ismai)), Jarn'iyatul Islam (Makkulawu), KAMMI (Abubakar Tjaneng), Jamaah Tablig (Muh. As'ad), LDII Kota …
hasil penelitian ini hasil penelitian secara luar melalui ekspos hasil penelitian
Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di sekolah-sekolah umum dewasa ini mendapat penilaiana dari banyak pengamat dan pakar sebagai kurang berhasil memberikan dasar-dasar pendidkan agama yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.