Pemimpin adalah panutan rakyat. Jika pemimpin memberikan petunjuk yang salah, maka sesatlah rakyat yang dipimpinnya. Soekarno menganggap bukan sesuatu yang salah jika kita mencontek teman dalam ujian sekolah. "itu termasuk apa yang kita sebut gotong royong".
Bukan saja bukti ini mempersoalkan kenapa Gus Dur menjual bapaknya, K.H.A. Wahid Hasyim, lewat buku Aku Bangga Jadi Anak PKI, tetapi lebih dari itu, sederet data sejarah dan penilaian para pakar dipaparkan di buku ini. Sehingga tergambar dengan jelas, siapa Gus Dur, siapa Bapaknya, dan kenapa Gus Dur sampai menjual bapaknya sambil menyandingkan dengan gembong PKI, padahal bapaknya itu adalah ky…
Entah mengapa, di indonesia banyak berkembang aliran dan paham yang sesat lagi menyesatkan. Mungkin karena faktor historis yang pernah lekat dengan dunia perklenikan, atau karena pernah dijajah Belanda sekian abad lamanya sehingga meninggalkan jejeak kebodohan yang tak kunjung hilang, atau munhkin karena faktor lain yang belum terdeteksi.