Setiap pengembaran intelektual dan teologis Muslim selalu bermuara kepada ma'rifat dan tauhid, sebagai muara terakhirnya. Apabila filsafat merupakan induk ilmu pengetahuan, maka ma'arifatlah induk filsafat itu. Sedangkan induk ma'rifat adalah tauhid, yang ebrmuara dalam hati ahludz-dzikri.