Text
Sejarah Gerakan Sarabumusi Spirit Membangkitkkan Kejayaan Kembali
Sejarah mencatat, bahwa gerakan kaum buruh memberikan warna dalam pereaturan politik dunia dan pemerintahan suatu Negara. Gerakan buruh di Indonesia yang direpresentasikan oleh kehadiran sarikat buruh-sarikat buruh merupakan salah satu garda terdepan dalam perjuangan kaum nasionalis pada masa Pergerakan Nasional (1908-1942). Gerakan buruh di Indonesia menjadi bibit yang tumbuh dan berkembang seiring dengan berhembusnya angin nasionalisme di bumi Indonesia, dan menjadi satu kekuatan besar melawan
kapitalisme dan imperialisme penjajahan.
Kelahiran Sarbumusi di pabrik Gula Tulangan, Sidoarjo. Jawa Timur pada tanggal 27 September 1955 terbukti mampu mewarnai gerakan buruhndi
Indonesia. Dengan kekuatan massa yang mencapai 2,5 juta orang pada tahun 1965, menjadikan Sarbumusi sebagai pesaing utama Sentral Organisasi Büruh!
Seluruh indonesia (SOBSI). yaitu organisasi buruh terbesar vang lahir lebih dulu dan berafiliasi pada Partai Komunis Indonesia (PKI), dan sekaligus ikut menumpas keberadaan SOBSI sejalan dengan penumpasan G 30/S PKI.
Berbagai dinamika yang dihadapi Sarbumusi kian komplek, menghadapi pengusaha yang tidak menghendaki lahirnya sarikat buruh, persaingan dengan sarikat buruh yang lahir lebih dulu, hingga terhentinya ruang gerak setelan pemerintahan Orde Baru meleburkan seluruh sarikat buruh kedalam wadah tunggal Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FBSI) yang pada tahun 1984 ber ganti nama menjadi Sarikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI).
Tidak tersedia versi lain