Online Public Access Catalog (OPAC)

PERPUSTAKAAN BALAI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN AGAMA MAKASSAR

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Visitor
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sejarah Kebudayaan Indonesia : Sistem Pengetahuan
Penanda Bagikan

Text

Sejarah Kebudayaan Indonesia : Sistem Pengetahuan

Hasan Djafar - Nama Orang; Agus Setiawan - Nama Orang;

Dalam perspektif sejarah kebudayaan, sistem pengetahuan memberikan pemahaman mengenai tingkat 'kecerdasan' suatu masyarakat sesuai dengan konteks ruang dan waktunya. Pada dasarnya tingkat kecerdasan individu atau masyarakat, sangat tergantung kepada individu atau masyarakat itu sendiri. Artinya perkembangan kebudayaan, khususnya sistem pengetahuan, ditentukan oleh masyarakat yang menjadi pendukung atau masyarakat lain diakui turut berperan dalam proses kecerdasan atau perkembangan kebudayaan suatu masyarakat. Akan tetapi sifatnya lebih banyak sebagai pemberi inspirasi atau motivasi bagi masyarakat bersangkutan untuk mengubah dirinya, masyarakatnya, sehingga budayanya berkembang, atau berubah sesuai dengan kehendaknya, sekaligus mencerminkan jati dirinya sebagai pendukung budaya tersebut.
Sejak masa prasejarah sampai dengan masa kolonial, penguasaan ilmu pengetahuan di berbagai tempat di kepulauan Indonesia sangat berbeda antar satu dengan lainnya. Di beberapa pulau yang kontak atau komunikasinya dengan dunia luar relatif kuat, sistem pengetahuannya pun relatif berkembang melebihidaerah lainnya. Meskipun kolonialisme itu pada dasarnya berdampak buruk, namun di satu sisi juga menguntungkan termasuk dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Di Jawa yang relatif dijajah lebih"intensif" dibandingkan dengan daerah lain, justru menjadi lahan pengembangan ilmu pengetahuan. Hal ini antara lain karena faktor komunikasi tadi.Seperti halnya pada masa sebelum kemerdekaan, daerah yang sebelumnya memiliki tingkat penyerapan dan perkembangan ilmu pengetahuan lebih cepat semakin berkembang seiring dengan adanya pembangunan di hampir seluruh wilayah Republik Indonesia. Hingga kini, berbagai institusi pendidikan dan pusat komunikasi masih terkonsentrasi di beberapa wilayah sehingga ilmu pengetahuan relatif lebih cepat berkembang di wilayah tersebut.


Ketersediaan
#
My Library 500.8 ISK s
BLA003838
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
500 ISK s
Penerbit
Jakarta : Rajawali Pers., 2009
Deskripsi Fisik
xxii, 166 hlm.; 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-769-274-2
Klasifikasi
500
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
Sains
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Mukhlis PaEni
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Online Public Access Catalog (OPAC)
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Balai Litbang Agama Makassar adalah perpustakaan yang menyediakan berbagaia macam referensi untuk pembaca yang bisa di akses kapan saja.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?