Buku ini terdiri dari lima bab pembahasan, yaitu; BAb 1 tentang Pendahuluan. Bab 2 tentang Pendidikan Islam, Madrasah, modal sosial. BAb 3 tentang MAdrasah Aliyah Negeri 1 Surakarta. Bab 4 tentang Modal sosial sebagai strategi pengembangan MAdrasah pada MAN 1 Surakarta. BAb 5 Penutup.
Kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama di Indonesia mengalami pasang-surut. Dalam posisi demikian, diperlukan beberapa aspek untuk merespons, yakni cara hidup yang multikulturalis, pendidikan, penguraian isu-isu yang menyebabkan konflik, dan pendekatan sosial keagamaan.
Salah satu warisan kebudayaan Indonesia yang tak ternilai adalah peninggalan-peninggalan tertulis yang tertuang dalam berbagai naskah. Naskah-naskah ini berisi ungkapan kehidupan masa lalu, yang berperan sebagai sarana kebudayaan dan komunikasi antar generasi masa lampau, masa sekarang, dan masa mendatang. Ditinjau dari isinya, naskah-naskah mencerminkan berbagai pemikiran, pengetahuan, keperca…
bibliografi : 136 hlm
Konon Masyarakat beranggapan, bahwa peserta didik sekarang, kerjanya santai melulu kalau tinggal di rumah, pindah-pindah tempat nongkrong yang lagi hits, bila ada cafe atau warkop yang baru terutama yang Free Wifi, sering bols sekolah di jam-jam kejepit, nggak disiplin dengan peraturan yang berlaku disekolah dengan alasan peraturan dibuat itu katanya untuk dilanggar, mereka sudah jarang bikin P…
Agama selalu menarik dalam kajian sosiologi. Di antaranya karena agama memiliki sisi ambiguitas yang menjadikannya sebagai fenomena sosial yang unik: membangun dan sekaligus meruntuhkan. Peradaban dan tragedi adalah dua sisi wajah agama yang kerap terjadi dalam setiap fase sejarah.
Persoalan keagamaan merupakan persoalan yang penting dalam kehidupan manusia. Agama menjadi spirit bagi seluruh aktivitas manusiaa baik sebagai individu mupun sebagai komunitas.
Buku ini merupakan hasil penelitian TIm Peneliti Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi, yang bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang pola wacana ekstremisme keagamaan di media online dan juga masyarakat, sehingga pemerintah dapat dengan efektif menangani isu ekstremisme keagamaan yang berkembnag di media online
Sudah sejak berabad-abad yang lalu, Islam terus-menerus dihadapkan kepada serangan membabi-buta musuh-musuhnya yang hendak merusak citranya dengan baerbagai tuduhan palsu. Salah satunya adalah dengan menggambarkannya sebagai agama yang cenderung melakukan ekspansi dengan kekuatan dan pedang dan bahwa hak-hak non-Muslim dilanggar dan ditindas di bawah pemerintahan-pemerintahan totaliter Islam.
Buku ini berisi tentang masalah bahasa dan sastra Indonesia dan daerah.
Buku ini menyajikan daftar buku sosial keagamaan yang terdapat di Perpustakaan Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan yang disusun berdasarkannomor klasifikasi. Untuk mempermudah dalam penelusuran, maka pada akhir halaman buku ini disusun indeks pengarang, indeks judul dan indeks kronologis.
Sejak zaman dahulu, orang sudah menaruh minat yang besar pada tingkah laku manusia dalam lingkungan sosialnya. Akan tetapi, Psikologi Sosial sebagai ilmu khusus yang mempelajari tingkah laku manusia dalam lingkungan sosialnya baru muncul kurang dari seratus tahun yang lalu.
Sejak tahun enam puluhan perhatian mulai berkembang terhadap kebijakan sosial sebagai obyek studi ilmiah maupun sebagai hasil proses sosial yang direncanakan secara sengaja. Perhatian ini muncul sebagai akibat dari adanya pendirian yang lebih aktif dari pemerintah Federal dalam menghadapi masalah-masalah sosial dan lingkungan yang memerlukan intevensi khalayak ramai, dan juga sebagai akibat dip…
Syariat Islam adalah syariat yang sesuai untuk setiap zaman dan tempat. oleh karena itu, berbagai persoalan hukum dan keagamaan yang baru muncul pasti terdapat pemecahannya dalam syariat Islam
Ralf Dahrendorf ada;ah seseorang sosiolog terkemuka dengan jabatan terakhir Direktur London Svhool of Economic and Political Science. Sebagai seorang intelektual asal jerman dan non-Marxian, ia akrab dengan karya-karya Marx yang juga dilahirkan ditempat yang sama. Dalam buku ini, ia menelanjangi seluruh teori-teori Marx, utama Teori Kelas, dan pada akhir kritik analisanya ia menarik kesimpulan …
Bangsa Indonesia secara umum mengklaim diri sebagai bangsa yang religius. Bukti-bukti yang mendukung klaim ini diidentifikasi antara lain melalui fakta-fakta historis, demografis, sodiologis, politis maupun kultural. Secara sederhana dapat dilihat, misalnya, pada tradisi historigrafi Indonesia yang biasanya membagi sejarah anak bangsa ini ke dalam periodisasi yang langsung atau tidak langsung t…
Pada setiap manusia terdapat dorongan ingin tahu rasa atau rasa ingin tahu (human curiosity). Karena dorongan ingin tahu tersebut, semenjak masa kanak-kanak manusia cenderung untuk mempertanyakan berbagai hal yang belum diketahui dan difahaminya, baik yang berada dalam medan pengamatannya maupun pemikirannya.
Buku ini memuat dua subtansi utama. Pertama, resolusi konflik yang mengungkap mengapa di daerah tertentu terjadi konflik etnorelijius dan bagaimana resolusinya. Kedua, bina damai yang mengetengahkan mengapa di daerah tertentu damai dan dapat terpelihara kedamaian tersebut.
Introspeksi diri merupakan salah satu bagian dari usaha manusia untuk mengasah kecerdasan batin, karena kita mau manegajak dan melihat apa saja yang terjadi pada diri kita. Buku ini menuntun kita untuk lebih mudah memahami diri secara bertahap dan memotivasi diri melakukan renovasi jiwa sehingga diharapkan perilaku yang lebih baik.
Ilmu-ilmu sosial satu dengan yang lainnya selalu punya persepsi tersendiri dalam menilai suatu objek.Oleh karenanya dalam merumuskan objek akan berlainan pula. Selain pun pendekatan yang dipakainya juga berbeda.
Laksan cahay yang menyinari alam semesta. Begitulah akhlak dan kepribadian Rasulullah SAW. Akhlak mulia hasil implementasi nilai-nilai suci Al-Qur'anul-Karim. Kita tentu menginginkan akhlak mulia tersebut, khususnya bagi orang tua yang memikirkan masa depan anak-anaknya. Akhlak mulia tidak lahir secara tiba-tiba, akan tetapi membutuhkan proses panjang melalui tarbiyah 'pendidikan'.
Tidak ada seorang pun yang bisa lepas dari stres. Sebagian ada yang dapat 'menikmati' stres itu, tetapi ada juga yang 'tidak tahan' ketika stres menyerangnya. Akibatnya mereka mudah marah, mudah menangis, dan berputus asa.
Istilah Islam Liberal tadinya tidak terlalu diperhatikan orang Indonesia. Apalagi jumlah pendukungnya hanya minoritas yang amat kecil. Istilah itu justru menjadi amat populer setelah dikeluarkannya fatwa MUI pada tahun 2005 yang menyatakan bahwa faham liberlisme adalah sesat dan menganut faham itu adalah haram hukumnya.
Dua jalan yang dimaksud adalah: Pertama, HIjrah kepada Allah Ta'ala dengan mengajukan permintaan kepada-Nya, mencintai-Nya beribadah (ubudiyah) kepada-Nya. Kedua, HIjrah kepada Rasul-Nya, dalam seluruh diamnya dan pergerakannya baik yang terlihat atau tidak terlihat.
Bangsa indonesia dalah bangsa yang majemuk bila dilihat dari segi agama, budaya, etnik, adat-adat istiadat, bahasa, termasuk dalam memahami teks suci oleh pemeluknya. Dalam agama islam dan Kristen yang menjadi salah satu fokus dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan dalam memahami teks suci agama itu.
Buku ini menggambarkan dan menganalisa secara kritis evolusi dan transformasi kampung kebun kacang di Jakarta sejak tahun 1930-an, yang selayaknya dipahami dengan mempertimbangkan kekuatan-kekuatan di kota dan daerah pinggiran yang mengakibatkan munculnya hingga lenyapnya kampung tersebut.
Munculnya aliran dan gerakan keagamaan disebabkan karena faktor internal dan faktor eksternal. Faktor Internal antara lain karena adanya perbedaan dalam menafsirkan pokok-pokok ajaran agama, pengaruh lingkungan dimana aliran tersebut muncul, sedangkan faktor eksternal adalah cara mereka merespon terhadap realitas kehidupan yang berkembang dewasa ini
Prof. Sarbini Sumawinata adalah guru besar luar biasa pada Fakultas Ekonoi Universitas Indonesia, yang banyak berperan dalam berbagai kegiatan serta menduduki posisi penting dalam berbagai kegiatan serta menduduki posisi penting dalam pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan.
Kita akan mengulas hal 'yang terlarang', yaitu Zionisme dan Negara Israel. Di Prancis, siapa punbebas mengkritik dogma Katholik dan markxisme, menyerang atheisme dan nasionalisme, leluasa mengutuk penguasa Uni Soviet, Amerika Serikat, dan Afrika Selatan, mengkhutbahkan anarkisme dan monarkisme tanpa resiko apa pun.
Penelitian atau oenggunaan metode ilmiah secara sistematis tidak dapat dipisahkan dengan pertumbuhan ilmu pengetahuan baik ilu-ilmu alam, maupun ilmu-ilmu sosial karena ilmu merupakan hasil penalaran atau investigasi ilmiah.
Tantangan Indonesia sebagai bangsa pasca Order Baru cukup berat. Di bidang politik tuntutan akan demokratisasi tak dapat dielakkan lagi dan telah kita uji melalui pemilu lalu.
Dewasa ini kita menyaksikan yang cepat tentang studi-studi yang mempergunakan pendekatan interdisipliner, selain perkembangan teori dan metodologi.
Dengan menempatkan pluralitas sebagai realitas, tidak lain sekedar ingin mempertegas bahwa sebenarnya pluralitas merupakan keadaan ontologis dari penciptaan kosmik beserta isinya. Pluralitas merupakan grand design Tuhan.
Paham fundamentalis kini makin merebak ke dalam kampus. Terjadi pergeseran paham keagamaan di kalangan kampus. Ironisnya, paham-paham baru yang muncul itu cenderung mengarah kepada radikalisme agama.
Buku ini refreksi dari upaya memperkuat pola pikir tasawuf (moderat).
Kondisi heterogenitas bangsa indonesia ibarat pedang bermata ganda. Di satu sisi kemajemukan bisa menjadi kekuatan konstruktif-produktifdalam rangka membangun bangsa.
Buku ini meskipun ditulis oleh seseorang ex biarawati dan penganut agama katolik yang taat, tetapi sangat objekif dan ilmiah dia mengemukakan fakta apa adanya tanpa pretensi tertentu,.
Mahfuzhat adalah bagaikan satu rumah bahasa, dengan bangunan makna yang terdiri dari bahan yang sudah terseleksi, yang sarat dengan nilai-nilai religius ,estetis, dan cerdas.
Islam menempatkan manusia sebagai masalah kunci di alam raya ini, Manusia adalah puncak ciptaan Allah (QS. 17:70), dan menjadi pengemban agama (QS. 33:72)
Melihat berbagai gejala konflikakhir-akhir ini, benar sekali kata Pak Anand, kita perlu "menciptakan rasa saling mengenal". Apakah itu toleransi atau apresiasi, yang penting intinya adalah "saling mengenal"
Ketahuilah olehmu bahwa akhir perjalanan bagi para Ahli Thariqat (Salik), atau penempuh jalan kesufian hendaklah sampai kepada tujuannya yaitu ketiadaan atau kefanaann, bahkan lebih dari padanya sampai kepada mewuudkan ketiadaan itu.
Sastra sufi bukan saja bagian dari tradisi panjang dalam kesastraan Indonesia, melainkan secara langsung menjadi bagian internal dari praktek sosial - politik yang terkondisikan dan mengondisikan formasi diskursif masyarakat Indonesia