Buku ini telah mampu menyederhanakan pembahasan sejumlah masalah pokok al-qur'an, sehingga, bagi siapa saja yang ingin mengetahui seluk beluk tentang al-Qur'an, bisalah dianggap memadai
Gerakan tahfiz Al-Qur'an merupakan langkah nyata umat Islam dalam memelihara kemurnian kandungan Al-Qur'an. Tradisi tahfiz ini telah dipraktikkan oleh Rasulullah sejak awal turunnya Al-Qur'an
Fazlur Rahman (1332/1919-1408/1988). Tanpa diragukan lagi, adalah seorang pemikir dan tokoh intelektual Islam kontemporer yang terkemuka
Keberadaan metode tafsir Fazlur Rahman merupakan kontribusi yang sangat berarti dalam sejarah perkembangan metodologi tafsir Al-Quran kontemporer. Karena, selain metode yang ada selama ini, yaitu global (ijmali), analitis (tahlili), perbandingan (muqarin) dan tematik (maudhu'i), ia menawarkan sebuah metode tafsir yang bernama gerakan ganda.
Tafsir al-hijri adalah hasil kajian tafsir al-quran yang disampaikan K.H Didin Hafidhuddin di mesjid Al-Hijri. Kajiannya bersifat konprehensif dan kontekstual dengan persoalan sosial keagamaan yang berkembang. Dengan gaya bahasa populer serta mudah dicerna, tafsir al-hijri merupakan bacaan menarik dan penting sebagai pedoman dan rujukan bagi semua lapisan masyarakat.
Istilah ayat pedang tersebut muncul dari statemen Ali bin Abi Talib (w. 40 H), sebagaimana diriwayatkan oleh Sufyan bin Uyaynah (w.198), bahwa Nabi Muhammad diutus dengan pedang, dengan merujuk kepada Q.S/113:5
Sayyid Quthb mendeskripsikan untuk anda, bagaimana Al-Qur'an berkisah dengan begitu indahnya. Bagaimana Al-Qur'an mengilustrasikan sejarah para nabi, keingkaran suatu kaum dan azabnya, sampai berbagai karakter manusia dengan terperinci serta begitu jelas.
Al-Qur'an bukanlah kitab tentang disiplin ilmu - ilmu kosmologi hingga kita harus merujukkan setiap teori padanya, serta memeriksakan setiap penemuan padanya seperti yang dilakukan sebagian orang sekarang ini.
zikir adalah salah satu cara mendekatkan diri kepada allah swt yang sesungguhnya mengandung doa demikian juga sebaliknya doa adalah zikir.
Kelahiran berbagai metode tafsir Alquran, tidak lepas dari dukungan zaman yang melingkupi. Dimulai dari metode tafsir tahlili yang muncul karena didukung oleh banyaknya para pengkaji Alquran yang sejak dini telah hapal Alquran dengan penguasaan ilmu-ilmu yang terkait dengan substansi ayat-ayat Alquran itu sendiri.
Buku ini merupakan studi tematik analitik eksploratif tentang berbagai surat dalam Al-Quran. buku ini menjelaskan maksud dan tujuan Al-Quran mengemukakan garis-garis besar etika, hukum, dan syariat yang dikandungnya. bimbingan dan arahan yang ditujukan untuk membingkai kesalehan individu dan sosial.
Al Quran sebagai kitabullah terakhir yang diturunkan untuk menjadi pegangan hidup manusia sampai akhir zama, telah dipahami memiliki kandungan multidimensi.
Tafsir Al-manar yang dijuluki Tafsir al-Quran Al-Hakim, adalah salah satu kitab tafsir yang paling populer, bukan saja dikalangan peminat studi al-Qur,an, melainkan juga peminat kajian dan perkembangan Dunia Islam. Kitab tafsir ini pada dasarnya merupakan karya tokoh Muslim terkemuka: Sayyid Jamaluddin al-Afghani, Syaikh Muhammad Abduh, Sayyid Muhammad Rasyid Ridha.