Sungguh, tidak ada kalimat yang merdu didengar, yang indah dirasakan dan selalu menjadi dambaan insan setelah akidah dan keimanan yang kokoh, kecuali senandung dan simponi kebebasan.
Pluralisme adalah cara pandang dan pendekatan yang apresiatif dalam menghadapi heterogenitas suatu masyarakat yang para warganya terdiri dari berbagai kelompok etnik, ras, agama, dan sosial yang menerima, menghargai, dan mendorong partisipasi dan pengembangan budaya tradisional serta kepentingan spesifik mereka dalam lingkup kehidupan beragama.