Penulis menyadari bahwa istilah radikalisme (juga terorisme dan istilah-istilah lain) merupakan istilah yang mengundang perdebatan. Beberapa elemen Islam menolak untuk disebut sebagai radikalis atau ekstrimis dilekatkan secara semena-mena kepada islam.
Jakarta identik dengan kekerasan. Ada kekerasan negara yang sohor semacam peristiwa 1965, Malari 1974, penembak misterius, kerusuhan massal 1998. Atau kekerasan yang terjadi sehari-hari semisal perampokan, penodongan, pemerasan, pencopetan, pengeroyokan, tawuran.
tiap-tiap masyarakat memiliki mekanisme yang mengabsahkan, mengabuhkan, mengelakkan, dan oleh karena itu, mengabadikan kekerasan.
buku ini berisi mengenai kasus-kasus politik dan kekerasan yang ada di BALI