Karya-karya Fikih tertulis Ulama Kalimantan Selatan sejak periode al-Banjari (abad ke 18) hingga karya-karya fikih abad ke-21 belum membahas secara khusus tema lingkungan hidup.
Segala puji dan puja hanya patut dipersebahkan ke hadirat Allah SWT, yang telah menciptakan alam semesta ini dalam keadaan seimbang dan harmonis. Melalui hukum-hukum dan ketetapan-ketetapan-Nya, keseimbangan ciptaan-Nya memungkinkan adanya kehidupan di muka bumi ini. Semua ciptaan-Nya berfungsi untuk menjaga keseimbangan itu, sehingga kehidupan dapat berlangsung