Persoalan keagamaan merupakan persoalan yang penting dalam kehidupan manusia. Agama menjadi spirit bagi seluruh aktivitas manusiaa baik sebagai individu mupun sebagai komunitas.
Buku ini merupakan hasil penelitian TIm Peneliti Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi, yang bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang pola wacana ekstremisme keagamaan di media online dan juga masyarakat, sehingga pemerintah dapat dengan efektif menangani isu ekstremisme keagamaan yang berkembnag di media online
Syariat Islam adalah syariat yang sesuai untuk setiap zaman dan tempat. oleh karena itu, berbagai persoalan hukum dan keagamaan yang baru muncul pasti terdapat pemecahannya dalam syariat Islam
Bangsa Indonesia secara umum mengklaim diri sebagai bangsa yang religius. Bukti-bukti yang mendukung klaim ini diidentifikasi antara lain melalui fakta-fakta historis, demografis, sodiologis, politis maupun kultural. Secara sederhana dapat dilihat, misalnya, pada tradisi historigrafi Indonesia yang biasanya membagi sejarah anak bangsa ini ke dalam periodisasi yang langsung atau tidak langsung t…
Laksan cahay yang menyinari alam semesta. Begitulah akhlak dan kepribadian Rasulullah SAW. Akhlak mulia hasil implementasi nilai-nilai suci Al-Qur'anul-Karim. Kita tentu menginginkan akhlak mulia tersebut, khususnya bagi orang tua yang memikirkan masa depan anak-anaknya. Akhlak mulia tidak lahir secara tiba-tiba, akan tetapi membutuhkan proses panjang melalui tarbiyah 'pendidikan'.
Bangsa indonesia dalah bangsa yang majemuk bila dilihat dari segi agama, budaya, etnik, adat-adat istiadat, bahasa, termasuk dalam memahami teks suci oleh pemeluknya. Dalam agama islam dan Kristen yang menjadi salah satu fokus dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan dalam memahami teks suci agama itu.
Munculnya aliran dan gerakan keagamaan disebabkan karena faktor internal dan faktor eksternal. Faktor Internal antara lain karena adanya perbedaan dalam menafsirkan pokok-pokok ajaran agama, pengaruh lingkungan dimana aliran tersebut muncul, sedangkan faktor eksternal adalah cara mereka merespon terhadap realitas kehidupan yang berkembang dewasa ini
Paham fundamentalis kini makin merebak ke dalam kampus. Terjadi pergeseran paham keagamaan di kalangan kampus. Ironisnya, paham-paham baru yang muncul itu cenderung mengarah kepada radikalisme agama.
Kondisi heterogenitas bangsa indonesia ibarat pedang bermata ganda. Di satu sisi kemajemukan bisa menjadi kekuatan konstruktif-produktifdalam rangka membangun bangsa.
Mahfuzhat adalah bagaikan satu rumah bahasa, dengan bangunan makna yang terdiri dari bahan yang sudah terseleksi, yang sarat dengan nilai-nilai religius ,estetis, dan cerdas.
Islam menempatkan manusia sebagai masalah kunci di alam raya ini, Manusia adalah puncak ciptaan Allah (QS. 17:70), dan menjadi pengemban agama (QS. 33:72)
Ketahuilah olehmu bahwa akhir perjalanan bagi para Ahli Thariqat (Salik), atau penempuh jalan kesufian hendaklah sampai kepada tujuannya yaitu ketiadaan atau kefanaann, bahkan lebih dari padanya sampai kepada mewuudkan ketiadaan itu.
Berdasarkan Hasil Penelitian yang dilakukan Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama berkenan dengan masalah kerukunan kehidupan beragama di berbagai daerah di Indonesia diperoleh gambaran umum antara lain sebagai berikut. konflik dan kerusuhan (roits) sosial yang meledak di berbagai kota di Indonesia dua-tiga tahun belakangan ini tidak berlangsung dalam ruang ko…