Sesungguhnya Kitab Al-Qur'an dan Sunnah merupakan suber ajaran pokok bagi umat Islam. Untuk mengetahui akidah, Hukum, ibadah, mu'amalat, serta perkara-perkara kehidupan dunia dan akhirat lainnya, umat Islam tidak bisa melepaskan diri dari keduanya. Musuh-musuh Islam sengaja memalsukan hadits karena orientasi duniawi dan karena kebencian mereka terhadap islam, serta ambisi-ambisi pribadi yang ha…
Diktum Ahlus-Sunnah Wal Jama'ah selalu menarik untuk ditelusuri lebih jauh. Ia merupakan trade mark bagi masing-masing kelompok mengklaim diri sebagai satu-satunya pewaris apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad beserta para sahabatnya.
Lari dari mulut singa, taoi jatuh kedalam mulut buaya. Seperti itulah mungkin gambaran sederhana tentang inkar Sunnah. Karena tidak ingin tersesat, malah terjatuh dalam kesesatan yang sangat gelap. Karena tidak ingin tersesat, maka mereka pun bertekad hanya berpegang pada Al-Qur;an dan menurut mereka tidak perlu merujuk pada Sunnah.
Buku yang di hadapan anda ini membahas tentang jawaban terhadap musuh-musuh Sunnah di mana mereka berani membuat hadits-hadits palsu, menilai hadits shahih menjadi dha'if atau sebaliknya, dan tidak menerapkan subtansi yang tersurat dalam hadits shahih.
Guru kami, Syaikh Al Arif Billah Shafiuddin Ahmad bin Muhammad Al Anshari Al Madani- semoga Allah menyucikan ruhnya- telah menceritakan kepada kami dengan mendapat ijazah (izin) dari Syam Muhammad bin Ahmad Ar-Ramli, dari Zain Zakaria bin Muhammad Al Anshari, dari Al-Hafizh Abu Fadhl Ahmad bin Ali bin hajar dan Musnid Diyar Al Misriyyah Al 'Izzu Abdurrahim bin Muhammad.