Empat dekade terakhir abad ke-19 menyaksikan munculnya serangkaian pergerakan kaum intelektual dan politik yang ddipimpin oleh kelompok-kelompok berbeda seperti masyarakat pribumi, minoritas kebangsaan, bangsa-bangsa etnik-budaya, imigran baru dan lama, feminis, kaum gay dan lesbian, dan kaum hijau.